Hidayah Allah SWT

05. Aku Cinta Allah

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yang terhormat Ibu Hani’ah, S.Pd selaku Guru pengajar Fiqih. Teman-teman yang saya banggakan.

Pertama-tama mari kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat, hidayat serta karunia-Nya, sehingga kita bersama dapat berkumpul di majlis ini dengan sehat wal’afiat. Tak lupa shalawat serta salam senantiasa kita curahkan pada Nabi besar Baginda Rasulullah Saw bersama keluarga, para sahabat serta pengikut sunah-sunahnya.

Saya berdiri disini untuk bersilaturahmi bersma kalian semua dan memberikan sedikit apa yang telah saya ketahui tentang Hidayah ALLAH SWT.

Hidayah Allah adalah karunia Allah SWT yang diberikan pada manusia untuk ingat dan berada di jalanNya, jalan yang di Ridhoi Allah SWT. Untuk mendapatkan hidayah Allah kita perlu perjuangan yang tidak mudah, semoga kita semua senantiasa beriman dan bertakwa, dan menjadi orang yang diberi hidayah Allah SWT. Tetap berada di jalannya dan bisa membedakan mana yang hak dan yang batil. Kita perlu membuka diri dengan hati yang bersih untuk mendapatkan hidayah Allah SWT dengan mudah dan tidak menutup hati dan diri kita.

Saya mempunyai sedikit cerita dari seseorang yang mendapat hidayah dari Allah SWT. Dia adalah pendeta dari Agama Hindu. Dia berasal dari keluarga besar Hindu yang berkasta Brahmana. Ayahnya sebagai pemangku agama Hindu. Dia bernama Ida Bagus, sarjana dari Agama Hindu. Ida Bagus menguasai berbagai kitab Hindu. Setelah lulus dari Kuliahnya, Ida Bagus mempelajari Ilmu Yoga Samadi di sebuah Pure di Lumajang, Dia mempelajari Ilmu Yoga Samadi bersama rekan-rekannya. Setelah menguasai Ilmu Yoga Samadi, Ida dan kawan-kawan mengamalkan ilmu tersebut di tempat tugas mereka. Ilmu Yoga Samadi Yang dimoderatori Adnan Krisna ini banyak di minati orang-orang dari yang beragama Hindu dan bahkan yang beragama Islam. Tetapi Ida dan kawan-kawan memurtadkan orang-orang yang beragama Islam dengan mengubah dzikir mereka (lailahaillallah) menjadi bacaan Hindu. Para Ulama dan Kyai tidak menyetujui dengan adanya iImu Yoga Samadi, karena itu Ida bagus menyempurnakan Ilmu Yoga Samadi untuk mendapatkan kekuatan supranatural dengan ritual selama 7 hari 7 malam dengan membaca mantra-mantra Yambakam.

Ida Bagus melakukan ritual tersebut. Satu hari, dua hari dan tiga hari. Di malam hari ketiga ia di uji tuhan dengan di datangkan kepadanya ribuan nyamuk yang menyerangnya. ia bacakan mantra-mantra Yambakam nyamuk tersebut hilang. Hari keempat, kelima Ida terus membaca mantra-mantra Yambakam. Dihari kelima Ia kembali di uji Tuhan, karena Ia sedang mencari Tuhan yang sebenar-benarnya. Ia di uji tuhan dengan datangnya bau busuk dari tubuhnya. Ia bacakan mantra-mantra Yambakam, bau busuk itu hilang.

Mungkin terlintas di benak pikiran kita bahwa yang dia lakukan itu hanya mimpi. Tapi ibadah bagi orang yang berkasta Brahmana, bila dia menjalankan ritual dia tidur,  dia keluar dari kamar ataupun  melihat lampu menyala maka ritualnya batal.

Hari ke lima, ke enam dan ke tujuh dia terus baca mantra-mantra Yambakam tanpa henti pagi siang malam. Menginjak jam 11 malam, hatinya merasa berdebar-debar, dia membayangkan bagaimana wujud Tuhannya dan dia membayangkan bagaimana dia bisa sungkem pada dewa-dewanya. Setelah jam 12 lewat, jam 1 lewat, jam 2 lewat. Setelah jam 2 lewat dia tidak merasahkan hatinya berdebar-debar. Tetapi dia merasakan goncangan yang sangat hebat dalam dirinya karena waktu lebih dari jam 2 Tuhan tidak datang menemuinya. Pada malam hari terakhir Ia diuji Tuhan dengan datangnya suara Takbir, dia tahu besok bukan hari Raya Idul Fitri ataupun Idul Adha, lalu suara Takbir Ia lawan dengan mantra-mantra Yambakam. Tetapi demi Allah yang telah menciptakan kita semua, suara Takbir itu semakin jelas dan kuat. Dia belum tunduk dengan suara Takbir itu, karena rasa sombong masih ada dalam dirinya.

Setelah keesokan harinya Ia membatalkan puasanya, dan sore hari Ia datang ke rumah Bibinya yang sudah dulu masuk Islam. Ia menemukan buku pasholatan dan membukanya, di halaman pertama ia baca “KABIIRAA WAL HAMDU LILLAHI KATSIIRA WASUB-HAANALLAHI BUKRATAN WAASHIILA”. Dia tidak membaca arabnya tapi dia baca artinya. Yang artinya “Segala puji bagi-Nya dan Maha suci Allah sepanjang pagi dan petang. Lalu gemetar hatinya dan keluar keringat dinginnya. Dia merasakan suara takbir tadi malam menandakan ia harus masuk Agama Islam. Niat kuat ia masuk islam tertanam dalam dirinya. Isla dia rasakan sangat damai dan tentram.

Dia pamit pada Bibinya kemudian pulang, tetapi dia tidak pulang ke rumah.Dia datang ke rumah ustad dan disitulah dia Syahadatkan. Setelah itu dia di beri buku pasholatan karena dia sudah muslim. Malam hari Ia hafalkan gerakan shalatnya, dan pagi hari dia melakukan Shalat subuh perdananya tetapi dengan mengubah bacaan shalat dengan basmalah.

Sebenarnya masih panjang perjalanan dari Mantan pendeta Hindu ini. Berhubung waktunya terbatas sekian dulu pidato dari saya. Semoga bermanfaat bagi kita semua, Amien Ya robbal alamin.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

By Nurwidodo Estu Aji

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s